Rapat Dengar Pendapat, DPD RI Kalimantan Tengah tentang LGBT berhak Dilegalkan atau Tidak

Category: Berita
Created on Friday, 04 March 2016

Penyerahan Piagam Pemateri dari Anggota DPD/MPR-RI H. M.Rakhman, SE.,ST kepada Rektor Universitas Antakusuma Prof.Dr.Ir. Jeffrie Wattimena,MP

 

Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Kalimantan Tengah) mengadakan seminar dan diskusi pada tanggal 27 februari 2016, dengan tema “Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) berhak DILEGELKAN atau Tidak?”  bertempat digedung BAPPEDA Kota Waringin Barat. Rektor Universitas Antakusuma Pangkalan Bun, Prof.Dr.Ir. Jeffrie Wattimena, MP diundang sebagai salah satu pembicara/pemateri dalam seminar, dengan sub tema ialah “Bagaimana Pandangan Akademisi terhadap kelompok LGBT khususnya dalam pandangan sains modern”. Pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Kotawaringin Barat (Bambang Purwanto, SST., MH), M. Muhammad Rakhman SE., ST (Angota MPR/DPD RI Utusan Kalimantan Tengah, Pemateri), dr. Suyuti Samsul M.PPM (Direktur Utama Rumah SAKIT Sultan Imanudin Pangkalan Bun, Pemateri), Mh. Muhammad Habib S.Ag (Ketua MUI Kobar, Pemateri), serta tokoh adat, organisasi kepemudaan, dan masyarakat Kotawaringin Barat. dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa : (1)Perkawinan sejenis (LGBT) tidak dapat dibenarkan dan diterapkan pada Negara Indonesia. Hal tersebut didasarkan pada Undang-Undang  perkawinan yang mengikat dan dipatuhi oleh setiap warga negara. (2) Komunitas LGBT sebagai warga negara Indonesia diwajibkan mematuhi aturan yang tertuang di dalam UU 45 (UU Perkawinan), ketika kewajiban tersebut dilakukan/dipenuhi maka komunitas LGBT akan mendapatkan Haknya sebagai WNI dan terhindar dari sikap diskriminasi akibat dari perilaku menyimpang. (3) Kotawaringin Barat khususnya tidak menyetujui LGBT dilegalkan.

FreshJoomlaTemplates.com

UNIVERSITAS ANTAKUSUMA

Jalan Iskandar No. 63 Kel Madurejo Pangkalan Bun-Kalimantan Tengah

email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

Sunday the 20th.